PT. TRI POLYA INDONESIA TBK, MENJADI PESERTA DALAM PAMERAN INDOPLAS 2009 
 
21-08-2009
 
 
PT. TRI POLYTA INDONESIA TBK. sebagai perusahaan Polypropylene (PP) terbesar di Indonesia, menjadi salah satu peserta dalam pameran INDOPLAS 2009, untuk mengembangkan promosi antara peserta INAPLAS dari hulu, menengah, dan hilir, serta membina relasi antara pemasok dan pembeli, memperkenalkan produk Petrochemical Group ke pasaran secara lebih detail dan untuk memperluas jaringan pelanggan.


Pameran ini berlangsung dari tanggal 12 - 15 Agustus 2009 di Hall D2, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, dengan tema pameran “Tingkatkan Bisnis Anda dengan Teknologi Terbaru”.  Tri Polyta juga memberikan presentasi dalam seminar dan klinik plastik dengan tema “Plastik Yang Aman dan Ramah Lingkungan” yang dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta. Topik presentasi yaitu “PP Food Contact” dan dibawakan oleh Bapak Armen Haryatno. sebagai Kepala Teknis Kualitas.

INAPLAS, Asosiasi Industri Olefin, Aromatic, & Plastik Indonesia,  sebagai wadah dan asosiasi yang menjembatani perusahaan-perusahaan industri bahan baku plastik hingga produk akhirnya, telah bekerja sama dengan event organizer WAKENI menyelenggarakan pameran INDOPLAS 2009 (Indonesian International Plastic Exhibition) untuk kelima kalinya.  Dengan disain booth PETROCHEMICAL GROUP INAPLAS yang berbeda sama sekali.  Disain booth ini lebih menarik dan lebih memiliki ciri/identitas sebagai booth petrokimia,  karena tergambar dengan adanya penggunaan pipa-pipa sebagai ciri konstruksi industri. Dan booth Asossiasi INAPLAS yang memasang poster-poster dengan tema “EduKomik Petrokimia” dan “Industri Polimer Go Green”, yang memberikan pengetahuan mengenai plastik yang aman dan ramah lingkungan.

Selain INDOPLAS, pameran ini juga terdiri dari INDOPACK dan INDOPRINT 2009.  Pameran 3-in-1 ini terus menjadi program kesempatan untuk mengembangkan jaringan dengan pabrik plastik utama, kemasan, dan percetakan dan pemasok, menfasilitasi perubahan ide bisnis dimana penting untuk mendorong kemajuan negara Asia Tenggara, terutama Indonesia, untuk menjadi pusat perekonomian dalam menyikapi perkembangan ekonomi wilayah.